
Jakarta, Beritasatu.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin jatuh pada perdagangan Kamis (2/7/2026) siang menuju level Rp 18.000 per dolar AS.
Mengacu pada data Bloomberg, rupiah pada pasar spot pada pukul 11.58 WIB turun 40 poin atau 0,22% menjadi Rp 17.992 per dolar AS.
Sementara itu, pergerakan mata uang utama di kawasan Asia justru menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang pada Kamis siang terpantau naik 0,09%, dolar Hong Kong stagnan, dan dolar Singapura naik 0,05%.
Won Korea Selatan turun 0,14%, dolar Taiwan naik 0.08%, peso Filipina naik 0,06%, sedangkan rupe India naik 0,29%.
Selain itu, Yuan China juga naik 0,09%, ringgit Malaysia naik 0,26%, sementara baht Thailand naik 0,17%.
Pengamat mata uang yang juga Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memproyeksikan, untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah berfluktuasi, tetapi berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp 17.950-Rp 18.010.